Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 02 Juni 2017

Presiden : Saya Indonesia Saya Pancasila

Begini, sesederhana ini...
1. Awalnya Pak Presiden Joko Widodo menyerukan untuk menyambut Pekan Pancasila sebagai bentuk komitmen memperkuat Pancasila (http://indonews.id/presiden-jokowi-saya-indonesia-saya-pan…/)
2. Lalu kementrian sekretariat negara mengupload video singkat Presiden Jokowi mengucapkan kalimat "saya indonesia, saya pancasila", seperti di bawah.
3. Sebagai warga negara yang baik mengikuti seruan dan ajakan pemimpin bangsa, saya percaya ketulusan kolektif anak-anak bangsa ini bukan karena pencitraan apalagi sampai dikatakan muallaf pancasila. Mulailah tagline ini menjadi viral di lini masa, ditambah lagi dengan pembuatan photo profil, meme, hashtag etc.
4. Lalu tetiba saja, banyak yang seperti kebakaran jenggot, menyoal tagline nasionalisme ini yang dianggap sebagai lebay, musiman, lalu mulai menagih tes kesetiaan pancasila dengan mengampanyekan "Pribadi Pancasilais" itu bukan sekedar slogan, bahkan sampai ada yang begitu tega menyebut fenomena ini sebagai Muallaf Pancasila.
5. Semakin parah tuduhan itu menyebut para penggiat photo profile "saya pancasila" itu berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
6. Saya mengucapkan Innâlillâh atas kematian nalar sebagian anak bangsa yang sedemikian tega menuduh dengan berbagai tuduhan (point 4 dan 5) saudara sebangsanya yang sekedar mengikuti seruan pemerintah yang dita'atinya.
Demi Allah saya gagal memahami cara berfikir mereka... Perayaan kelahiran Pancasila sesederhana ini kok bisa sedemikian mengerikan dengan tuduhan akan memecah kesatuan bangsa.
Apa sebodoh itu pemerintah yang sedang diamanati mengelola bangsa ini membuat seruan untuk disintegarsi bangsanya sendiri?
تصرف الإمام على الرعية منوط بالمصلحة
Kebijakan Seorang Pemimpin Atas Rakyat Berdasarkan Kemashlahatan
مَنْزِلَةُ اْلاِمَامِ مِنَ الرَّعِيِّةِ مَنْزِلَةُ الْوَلِىِّ مِنَ الْيَتِيْمِ
Kedudukan imam terhadap rakyat adalah seperti kedudukan wali terhadap anak yatim
Ta'ati Pemimpinmu.... Itu saja!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar